Perilaku insan, kebijaksanaan terperangah
Menghadapi ego-ego muda yang terbakar dendam dan amarah
Aku hampir lengah dan berjalan hilang arah
Entah sampai kapan tangan ini hanya menengadah, tanpa ada tindak tegas hadapi sumpek nan gerah
Geram jiwa mengaum hingga ke ufuk
Teriak dan kepalan menderu-debu
Aku berdiri dengan kaki satu, mana yang satu lagi? Bersembunyi karena takut mati
Jangan! Kau harus tau dua itu lebih baik dari satu
Kanan kiri laki perempuan tua muda ego bijaksana
Kalian bersorak aku yang berserak
Satukan bijak lalu menapak
Kita lawan musuh bersama
Bukan berasaskan dendam namun untuk kemakmuran
Yang diwakili botol-botol dan asap yang tebal berterbangan
Hapus cacimu buang setanmu
Biarkan dia terbang berputar panasi setiap piston pemikiranmu
namun kemudi harus tetap di hati
Kalian ada untuk semua, bukan hanya untukku atau diri kalian sendiri
Kita bersama, tertawa, tertindas, dibawah purnama
Suarakan kami dan mereka
Bukan aku dan dia